Kisah ini, sekali lagi bikin hati gw sakit.
"Seorang gadis kecil yang sederhana menemukan sebuah batu besar yang berlumut. Lumut yang menyelimuti batu itu sangat halus, lembut, dan berwarna --yang membuat gadis itu tidak dapat memalingkan wajahnya-- keemasan. Dengan hati-hati dia memungut batu itu dan menjaganya.
Namun kesalahan --yang tidak disadarinya-- terlanjur ia perbuat. Ia menganggap remeh batu tempat lumut itu bersarang. Itu kan hanya batu, sama seperti yang lain, pikirnya.
Yang dia perhatikan dan banggakan hanya lumut-lumut itu.
Suau hari, batu itu terjatuh dengan keras dan menghantam permukaan tanah yang keras.
Betapa terkejutnya gadis itu ketika mengetahui isi sebenarnya dari batu itu.
Dia memunguti pecahan batu tersebut dengan menangis.
Batu tersebut berisi permata!
Gadis itu merasa malu sekali. Dia selalu meremehkan batu itu, dan hanya menghargai bagian luarnya saja--lumut. Padahal isinya adalah permata yang bisa mengubah seluruh hidupnya.
Gadis itu dengan tersedu-sedu dan sangat malu, membuang batu itu.
Dia merasa tidak pantas memiliki batu itu.
Batu yang begitu berharga, namun tak pernah ia anggap keberadaannya."
Sumpah, kalo ini semua emang semudah konsep batu itu pasti ngga akan begini sakitnya...
gw--sekali lagi--udah berharap terlalu banyak (damn!).
gw bermimpi terlalu indah.
tapi, kalo 'batu' itu emang bukan milik gw...
mau gimana lagi?
bye-bye, my Men-Car!! (apa Car-men yaah?)
The Script Video For 'Nothing'
1 year ago


1 komentar:
it's okay miss.. nothing's wrong with hope..
Post a Comment